Logo

UNUJA - Lembaga Pusat Layanan Masyarakat

PKM Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis AI untuk Mahasiswa MPI Universitas Nurul Jadid

Bagikan:

Kamis, 21 Mei 2026

Diakses: 2 kali

Responsive image

L A P O R A N   K E M A J U A N

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PKM Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis AI untuk Mahasiswa MPI Universitas Nurul Jadid

 

 

Disusun oleh:

 

Ketua Tim

:

Eka Diana

NIDN. 2126078201

Anggota

:

Imrostun Dilla Mufidah

NIM. 2210900008

Anggota

:

Lulus Ariska

NIM. 2210900042

Anggota

:

Deli Wulandari

NIM. 2210900027

Anggota

:

Fatimatus Zahro

NIM. 2210900029

Anggota

:

Nur Putri Dewi

NIM. 2210900031

Anggota

:

Ruhanatul Hasanah

NIM. 2210900020

 

 

Lembaga Penerbitan, Pengabdian, dan

Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M)

Universitas Nurul Jadid

Paiton Probolinggo

Tahun 2025

 

PKM Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis AI untuk Mahasiswa MPI Universitas Nurul Jadid

 

Abstrak. Pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis AI untuk mahasiswa MPI Universitas Nurul Jadid bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital mahasiswa dalam penulisan artikel ilmiah menggunakan tool AI. Pelatihan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak akan penulisan artikel ilmiah di kalangan mahasiswa, yang semakin relevan di era teknologi informasi saat ini. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi penyampaian materi secara teori, demonstrasi praktis, dan latihan mandiri. Pelatihan dilaksanakan melalui metode interaktif yang mengintegrasikan teori penulisan akademik dan praktik langsung menggunakan tools berbasis AI seperti ChatGPT, Grammarly, Quillbot, dan Mendeley. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman struktur penulisan artikel ilmiah, kemampuan menyusun gagasan, serta keterampilan menggunakan AI untuk mendukung proses penulisan. Selain menghasilkan draft artikel, mahasiswa juga menunjukkan antusiasme dalam menjadikan artikel tersebut sebagai bahan publikasi akademik. Tantangan yang ditemukan antara lain adalah variasi kemampuan awal mahasiswa dan kurangnya pemahaman etika penggunaan AI. Sebagai tindak lanjut, dibentuk komunitas menulis, integrasi pelatihan dalam kurikulum, dan pendampingan publikasi. Kegiatan ini berhasil membangun fondasi penting dalam penguatan budaya literasi akademik digital, serta mendorong mahasiswa menjadi kontributor aktif dalam produksi pengetahuan ilmiah.

 

Katakunci: kecerdasan buatan; pelatihan akademik; penulisan artikel ilmiah

 

Abstract. AI-based scientific article writing training for MPI students at Nurul Jadid University aims to improve students' digital skills in writing scientific articles using AI tools. This training was conducted in response to the urgent need for scientific article writing among students, which is increasingly relevant in today's information technology era. The methods used in this training include theoretical material delivery, practical demonstrations, and independent exercises. The training is conducted through an interactive method that integrates academic writing theory and hands-on practice using AI-based tools such as ChatGPT, Grammarly, Quillbot, and Mendeley. The results of the activity show a significant improvement in understanding the structure of scientific article writing, the ability to organize ideas, and the skill of using AI to support the writing process. In addition to producing article drafts, students also show enthusiasm in using these articles as material for academic publication. Challenges encountered included variations in students' initial abilities and a lack of understanding of AI usage ethics. As follow-up measures, a writing community was formed, training was integrated into the curriculum, and publication mentoring was provided. This initiative successfully established a crucial foundation for strengthening digital academic literacy culture and encouraged students to become active contributors to scientific knowledge production.

 

Keywords: artificial intelligence; academic training; scientific article writing

 

BAB I

LATAR BELAKANG

 

  1. Analisis Situasi

Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Nurul Jadid merupakan salah satu program studi unggulan di lingkungan Universitas Nurul Jadid, yang berkomitmen untuk mencetak lulusan yang kompeten dalam bidang manajemen pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman. Sebagai bagian dari proses akademik, mahasiswa Prodi MPI diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, baik dalam bentuk tugas akhir, artikel ilmiah, maupun publikasi lainnya. Namun, dalam praktiknya, banyak mahasiswa menghadapi berbagai tantangan dalam penulisan artikel ilmiah, yang berdampak pada rendahnya produktivitas dan kualitas karya ilmiah yang dihasilkan (Wahyuningsih, 2023).

Berdasarkan hasil observasi dan diskusi dengan dosen serta mahasiswa Prodi MPI Universitas Nurul Jadid, ditemukan beberapa permasalahan utama yang dihadapi dalam penulisan artikel ilmiah:​ 1) Kurangnya Pemahaman Struktur Penulisan Ilmiah: Banyak mahasiswa belum memahami secara menyeluruh struktur penulisan artikel ilmiah, termasuk pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi, hasil, dan pembahasan. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam menyusun artikel yang sistematis dan koheren.​2) Keterbatasan Keterampilan Bahasa: Sebagian mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengekspresikan ide secara akademik, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, yang berdampak pada kualitas tulisan mereka.​ 3) Rendahnya Literasi Digital dan Pemanfaatan Teknologi: Mahasiswa belum memanfaatkan secara optimal teknologi digital, termasuk alat bantu berbasis kecerdasan buatan (AI), dalam proses penulisan artikel ilmiah (Utami, Andayani, Winarni, & Sumarwati, 2023).​

Permasalahan-permasalahan tersebut menunjukkan perlunya intervensi yang dapat membantu mahasiswa Prodi MPI Universitas Nurul Jadid dalam mengatasi tantangan penulisan artikel ilmiah. Salah satu solusi yang dapat ditawarkan adalah melalui pelatihan praktis penulisan artikel ilmiah cepat berbasis AI, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis, tetapi juga memperkenalkan mahasiswa pada pemanfaatan teknologi dalam proses akademik (Mujahidin, Ginting, Nurjanah, Solehudin, Husniyyah, & Mardiansyahf, 2024), (Fitriani, 2024). Pelatihan ini bertujuan untuk:​ 1) Meningkatkan Pemahaman Struktur Penulisan Ilmiah: Memberikan pemahaman yang mendalam tentang struktur dan komponen artikel ilmiah, sehingga mahasiswa dapat menyusun artikel dengan sistematis dan logis.​2) Mengembangkan Keterampilan Menulis Akademik: Melatih mahasiswa dalam mengekspresikan ide dan argumen secara akademik, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, dengan memperhatikan kaidah penulisan ilmiah.​3) Memperkenalkan Teknologi AI dalam Penulisan Ilmiah: Mengenalkan dan melatih mahasiswa dalam menggunakan alat bantu berbasis AI, seperti Chat GPT, Perflexity, Quillbot, dan Mendeley, untuk meningkatkan kualitas tulisan mereka.

Dengan pelatihan ini, diharapkan mahasiswa Prodi MPI Universitas Nurul Jadid dapat mengatasi hambatan dalam penulisan artikel ilmiah dan meningkatkan kualitas serta kuantitas publikasi ilmiah mereka. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat menjadi model yang dapat diadopsi oleh program studi lain dalam meningkatkan kompetensi menulis ilmiah mahasiswa.

 

  1. Rumusan Masalah

Rumusan masalah ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama yang perlu diatasi dalam pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis AI. Adapun rumusan masalah sebagai berikut. Bagaimana efektivitas pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis AI untuk mahasiswa MPI Universitas Nurul Jadid?

 

  1. Tujuan dan Manfaat Pengabdian

Tujuan dan Manfaat PKM Pelatihan Artikel ilmiah berbasis AI  yaitu meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang konsep-konsep dasar penulisan artikel ilmiah, termasuk keterampilan dalam menggunakan tool AI. Tujuan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan teknologi di era digital. Sedangkan manfaat pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis AI mendorong mahasiswa untuk berpikir secara kreatif dan menghasilkan artikel yang inovatif. Keterampilan ini dapat memperkaya pengalaman belajar mereka dan memberi mereka cara baru untuk mengekspresikan ide dan konsep.

 

BAB II

METODE PELAKSANAAN

 

  1. Tahapan Pelaksanaan

Tahapan pelaksanaan dalam kegiatan PKM Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis AI untuk Mahasiswa MPI Universitas Nurul Jadid terdiri dari serangkaian tahapan, yaitu:

  1. Persiapan
  • Identifikasi Kebutuhan: melakukan survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tingkat literasi digital peserta, kemudian menentukan materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.
  • Penyusunan Materi Pelatihan: mengembangkan modul pelatihan yang mencakup dasar penulisan artikel ilmiah, pengenalan AI, dan latihan praktis. Kemudian menyiapkan bahan ajar berupa presentasi, panduan langkah-langkah penulisan karya ilmiah berbasis AI seperti Chat GPT.
  • Perekrutan Peserta: melakukan koordinasi dengan pihak sekolah terkait peserta yang akan diikutkan dalam pelatihan.
  1. Pelaksanaan Pelatihan
  • Pembukaan dan Pengenalan: memberikan sesi perkenalan dan penyampaian tujuan pelatihan, serta penjelasan tentang penulisan karya ilmiah dan pentingnya dalam tugas akhir.
  • Materi Teori: memberikan pengenalan dasar penulisan artikel ilmiah dan pengenalan AI: Apa itu AI, fitur utama, dan manfaatnya dalam penulisan aartikel ilmiah.
  • Sesi Praktik: memberikan langkah-langkah dasar menggunakan AI: membuat akun, mengenal antarmuka, dan memulai proyek penulisan, dan latihan membuat artikel ilmiah mulai judul, pendahuluan, metoden penelitian. Serta sesi tanya jawab dan diskusi untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi peserta.
  • Latihan Mandiri: memberikan tugas individu atau kelompok untuk membuat artikel yang akan dipresentasikan di akhir pelatihan.
  • Evaluasi dan Penutupan: melakukan evaluasi hasil pelatihan melalui kuis atau penilaian tugas. Dan feedback dari peserta mengenai pelatihan. Serta ditutup dengan pembagian sertifikat partisipasi.
  1. Monitoring dan Evaluasi
  • Evaluasi Pelatihan: memberikan kuesioner untuk mengumpulkan feedback dari peserta mengenai kepuasan mereka terhadap pelatihan, materi, dan instruktur. Serta melakukan analisis hasil evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang.
  • Follow-up: memberikan dukungan berkelanjutan melalui sesi konsultasi atau lanjutan pelatihan.

 

  1. Paritipasi Mitra

Partisipasi mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat penting untuk keberhasilan pelatihan. Setiap mitra memiliki peran spesifik yang mendukung berbagai aspek dari proses pelatihan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dan tindak lanjut. Peserta pengabdian merupakan mahasiswi MPI Universitas Nurul Jadid, berikut penjelasannya;

  1. Mitra sebagai penyedia tempat untuk penyelenggaraan kegiatan yaitu bertempat di Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo.
  2. Mitra berperan sebagai peserta kegiatan dan aktif berperan dalam kegiatan diskusi / tanya jawab
  3. Mitra terlibat secara keseluruhan dalam program pengabdian meliputi perumusan permasalahan, perencanaan program, penjadwalan kegiatan, pelaksanaan program hingga tahap evaluasi kegiatan.

 

  1. Pembagian Peran

Untuk menjalankan kegiatan PKM Pelatihan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis AI untuk Mahasiswa MPI Universitas Nurul Jadid, partisipasi dari berbagai mitra sangat penting. Berikut rincian pembagian peran Mitra dan peserta program pengabdian:

  1. Dosen berperan sebagai pemantau dan pembimbing lapangan
  2. Para mahasiswa dan mitra yaitu mahasiswi MPI Universitas Nurul Jadid bersama-sama terlibat secara keseluruhan dalam program pengabdian yang meliputi perumusan permasalahan, perencanaan program, penjadwalan kegiatan, pelaksanaan program hingga tahap evaluasi kegiatan.
  3. Mitra MPI Universitas Nurul Jadid sebagai penyedia tempat untuk penyelenggaraan kegiatan yaitu bertempat di Universitas Nurul Jadd.

 

 

 

 

 

BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

 

  1. Tahap Perencanaan

Tahap perencanaan merupakan fondasi awal dari keberhasilan kegiatan PKM. Dalam pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis AI ini, perencanaan dimulai dengan proses identifikasi kebutuhan mitra, yaitu mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Nurul Jadid. Berdasarkan hasil observasi, diskusi informal, dan survei awal kepada dosen dan mahasiswa semester akhir, ditemukan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami kesulitan dalam menulis artikel ilmiah, khususnya dalam merancang struktur penulisan yang benar, mengembangkan argumentasi ilmiah, serta mengelola referensi. Selain itu, penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam penulisan akademik belum banyak dikenal maupun dipraktikkan.

Permasalahan ini menjadi dasar bagi tim pelaksana untuk merancang program pelatihan yang tidak hanya mengajarkan teknik penulisan ilmiah, tetapi juga memperkenalkan dan melatih mahasiswa dalam menggunakan tools AI seperti ChatGPT, Grammarly, Quillbot, dan Mendeley. Tujuan dari perencanaan ini adalah menciptakan pelatihan yang praktis, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta, sehingga mereka dapat menerapkannya secara langsung dalam penulisan tugas akhir maupun artikel jurnal. Langkah selanjutnya adalah menyusun silabus dan modul pelatihan. Modul mencakup pengenalan struktur artikel ilmiah (judul, abstrak, pendahuluan, metodologi, hasil dan pembahasan, simpulan, dan daftar pustaka), penulisan akademik yang sesuai standar, serta pelatihan penggunaan AI sebagai alat bantu. Tim juga menyusun perangkat evaluasi berupa pre-test dan post-test, serta rubrik penilaian artikel yang akan digunakan untuk mengukur keberhasilan pelatihan secara objektif.

Tim pelaksana juga melakukan koordinasi dengan Ketua Himaprodi MPI untuk menentukan waktu dan tempat pelaksanaan pelatihan agar tidak mengganggu proses perkuliahan. Rekrutmen peserta difokuskan pada mahasiswa semester 6 dan 8 yang memiliki kebutuhan tinggi dalam menulis karya ilmiah. Peserta ditargetkan sebanyak 30 orang dengan komposisi yang seimbang dari segi gender dan latar belakang akademik. Selain itu, dipastikan pula ketersediaan sarana pendukung seperti ruang kelas, proyektor, jaringan internet, dan laptop peserta. Perencanaan ini menjadi kerangka dasar untuk memastikan pelatihan berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan capaian yang diharapkan.

 

  1. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan pelatihan dilakukan selama dua hari berturut-turut dengan total durasi 16 jam pelajaran. Pelatihan dilangsungkan di ruang seminar kampus Universitas Nurul Jadid dengan pendekatan kombinasi antara ceramah interaktif, diskusi, praktik langsung, dan pendampingan. Pelaksanaan dibuka secara resmi oleh dosen pembimbing yang menyampaikan pentingnya penguatan kemampuan menulis ilmiah bagi mahasiswa sebagai bagian dari proses akademik dan profesionalisasi.

Gambar 1. Pengenalan Kecerdasan Buatan

Hari pertama pelatihan dimulai dengan penyampaian materi tentang dasar-dasar penulisan artikel ilmiah, meliputi struktur penulisan, jenis artikel ilmiah, perbedaan antara artikel dan skripsi, serta pentingnya publikasi ilmiah dalam dunia akademik. Peserta diperkenalkan pada pola berpikir ilmiah, teknik menulis latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan kerangka teori. Pemateri juga menjelaskan perbedaan artikel berbasis penelitian kualitatif dan kuantitatif. Sesi berikutnya mengarahkan peserta untuk mengenal dan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam menulis. Mahasiswa diperkenalkan dengan ChatGPT sebagai asisten untuk mengembangkan ide, menyusun outline, dan menyusun paragraf awal. Grammarly digunakan untuk pengecekan tata bahasa dan ejaan, sementara Quillbot dimanfaatkan untuk parafrase kalimat secara akademik. Mendeley diperkenalkan sebagai alat bantu manajemen referensi agar mahasiswa terbiasa menggunakan kutipan dan daftar pustaka secara otomatis.

 

Gambar 2. Pemaparan Materi Pelatihan

Pada hari kedua, pelatihan lebih difokuskan pada praktik. Setiap peserta membawa tema atau topik artikel yang relevan dengan penelitian atau skripsi mereka. Mahasiswa dibimbing menulis artikel secara bertahap mulai dari abstrak hingga kesimpulan. Peserta didorong untuk menggunakan tools AI secara bijak, tidak menggantikan proses berpikir kritis mereka, melainkan memperkuat kualitas dan efektivitas tulisan.

Setiap hasil tulisan peserta ditinjau dan didiskusikan secara berkelompok untuk memberi ruang evaluasi dan masukan. Pada akhir sesi, mahasiswa mempresentasikan hasil artikelnya secara singkat dan mendapatkan saran dari pemateri dan sesama peserta. Pelatihan ditutup dengan sesi refleksi tentang manfaat penggunaan AI, tantangan dalam menulis ilmiah, serta rencana tindak lanjut mahasiswa terhadap artikel yang telah mereka susun.

 

  1. Tahap Monitoring dan Evaluasi

Monitoring dan evaluasi merupakan aspek penting dalam menilai keberhasilan pelaksanaan kegiatan PKM. Tahap ini dilakukan secara sistematis, baik selama proses pelatihan berlangsung maupun setelah pelatihan selesai. Monitoring dilakukan oleh tim pelaksana dengan mencatat kehadiran peserta, mengamati keaktifan selama sesi, serta mencatat kendala-kendala teknis maupun non-teknis yang terjadi di lapangan. Selama pelatihan, setiap sesi disertai dengan form penilaian harian, dokumentasi berupa foto dan video, serta refleksi dari peserta. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh peserta aktif mengikuti proses pelatihan dan mendapatkan manfaat secara maksimal. Tim juga melakukan pengamatan langsung terhadap proses interaksi peserta dengan tools AI, termasuk bagaimana mahasiswa mampu mengintegrasikan bantuan teknologi dengan ide dan analisis pribadi mereka.

Evaluasi dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Secara kuantitatif, dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terhadap struktur dan teknik penulisan ilmiah. Hasilnya menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 52,3 pada pre-test menjadi 83,7 pada post-test. Hal ini menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam memahami konsep dan praktik penulisan artikel ilmiah.

Secara kualitatif, dilakukan penilaian terhadap draft artikel yang disusun peserta. Artikel dinilai berdasarkan struktur, konsistensi argumen, penggunaan referensi, dan pemanfaatan tools AI dalam penulisan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta mampu menyusun draft artikel dengan struktur yang lengkap dan substansi yang memadai. Beberapa artikel terbaik direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut dan dikirimkan ke jurnal ilmiah kampus atau jurnal nasional.

Angket kepuasan peserta juga disebarkan untuk mengetahui tingkat kebermanfaatan pelatihan. Sebanyak 92% peserta menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat, 88% merasa lebih percaya diri menulis artikel, dan 85% menyatakan akan menggunakan tools AI dalam proses akademik ke depan. Hasil ini menjadi indikator bahwa pelatihan tidak hanya efektif dalam jangka pendek, tetapi juga berdampak pada pola belajar jangka panjang mahasiswa.

Secara keseluruhan, tahapan monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan literasi akademik mahasiswa, memperkenalkan pendekatan teknologi yang relevan, serta membangun budaya akademik yang kolaboratif dan produktif di lingkungan mahasiswa MPI Universitas Nurul Jadid.

 

  1. Pembahasan / Program Tindak Lanjut

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Nurul Jadid merupakan respon konkret terhadap tantangan literasi akademik yang semakin kompleks di era digital. Dalam situasi saat ini, kemampuan menulis karya ilmiah bukan lagi keterampilan tambahan, melainkan merupakan kompetensi inti yang wajib dimiliki oleh mahasiswa sebagai calon intelektual dan praktisi akademik (Subrata et al., 2023). Di sisi lain, perkembangan teknologi khususnya AI membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas tulisannya secara lebih efisien. Namun kenyataannya, pemanfaatan teknologi tersebut belum merata, bahkan sebagian mahasiswa belum memahami secara menyeluruh potensi dan batasan etis penggunaan AI dalam penulisan ilmiah (Rosalia & Masruri, 2024); (Siregar et al., 2023). Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk mengintegrasikan dua aspek penting, yakni kemampuan menulis artikel ilmiah secara sistematis dan keterampilan menggunakan teknologi AI secara bijak dan bertanggung jawab.

Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang struktur artikel ilmiah mulai dari judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, hingga kesimpulan dan daftar pustaka. Mahasiswa juga diajarkan menyusun gagasan secara logis dan koheren dengan mempertimbangkan kaidah akademik (Ayuni & Meirani, 2022). Dalam proses ini, penggunaan AI seperti ChatGPT dimanfaatkan untuk membantu eksplorasi ide dan penyusunan paragraf awal, Grammarly digunakan untuk mengoreksi tata bahasa dan kesesuaian kalimat, Quillbot dimanfaatkan untuk parafrase dan memperkaya gaya bahasa akademik, sementara Mendeley diperkenalkan sebagai alat bantu manajemen referensi (Royani & Sihombing, 2024). Para peserta tidak hanya menerima penjelasan teoritis, tetapi juga didampingi dalam praktik secara langsung menggunakan perangkat-perangkat tersebut untuk menulis artikel berdasarkan topik yang mereka tentukan sendiri. Pendekatan ini dinilai efektif karena mahasiswa dilatih untuk berinteraksi langsung dengan teknologi, menguji kemampuannya, dan merasakan manfaatnya secara nyata dalam proses penulisan.

Selama pelatihan berlangsung, ditemukan antusiasme tinggi dari peserta yang menunjukkan bahwa kebutuhan akan program semacam ini memang cukup mendesak. Sebagian besar peserta mengaku bahwa sebelum mengikuti pelatihan, mereka belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang struktur penulisan artikel ilmiah, dan belum pernah menggunakan AI sebagai alat bantu penulisan. Namun setelah dua hari pelatihan, perubahan signifikan terlihat dari hasil pre-test dan post-test, serta dari kualitas tulisan peserta yang menunjukkan pemahaman lebih baik dalam membangun argumen ilmiah. Bahkan sebagian mahasiswa berhasil menyelesaikan draf artikel ilmiah secara lengkap yang layak untuk dikembangkan lebih lanjut dan disiapkan menuju proses publikasi.

Meskipun pelatihan ini berhasil mencapai sebagian besar tujuannya, namun masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dicermati sebagai bagian dari proses refleksi dan pembelajaran. Salah satu tantangan utama adalah tingkat kemampuan awal mahasiswa yang sangat beragam. Sebagian peserta memerlukan bimbingan lebih intensif karena belum terbiasa dengan istilah akademik, struktur logika tulisan, dan referensi ilmiah. Di samping itu, penggunaan AI secara etis masih menjadi persoalan. Beberapa peserta menunjukkan kecenderungan terlalu bergantung pada AI dalam membentuk keseluruhan isi tulisan, sehingga melemahkan aspek orisinalitas dan kemampuan berpikir kritis yang menjadi esensi utama dalam dunia akademik. Selain itu, keterbatasan akses ke tools AI versi premium juga menjadi hambatan. Misalnya, untuk mendapatkan fitur maksimal dari Grammarly atau Quillbot, mahasiswa memerlukan langganan berbayar yang tidak semua peserta mampu menjangkaunya. Ini menimbulkan kesenjangan antara potensi teknologi dan aksesibilitas pengguna.

Berangkat dari tantangan-tantangan tersebut, maka dirancanglah program tindak lanjut agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai intervensi sesaat, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah membentuk komunitas menulis berbasis program studi. Komunitas ini diharapkan menjadi ruang bersama bagi mahasiswa untuk terus mengasah keterampilan menulis, mendiskusikan artikel, dan saling memberi masukan dalam proses penyuntingan. Komunitas ini juga bisa menjadi basis untuk penyelenggaraan klinik menulis secara berkala, serta pengelolaan konten edukatif seperti modul digital, video tutorial, dan sesi pendampingan berbasis kasus.

Selanjutnya, materi pelatihan ini juga direncanakan untuk diintegrasikan ke dalam beberapa mata kuliah inti seperti Metodologi Penelitian, Seminar Proposal, dan Skripsi. Dengan demikian, pelatihan bukan lagi bersifat terpisah dari kurikulum, tetapi menjadi bagian yang inheren dalam proses pembelajaran akademik mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya menulis artikel sebagai tugas mata kuliah, tetapi juga diarahkan untuk memproses tulisan tersebut hingga tahap publikasi, baik di jurnal mahasiswa, jurnal nasional, maupun prosiding ilmiah. Dalam tahap ini, pendampingan akan tetap diberikan oleh dosen atau tim pengabdian, agar mahasiswa benar-benar memahami alur dari proses penulisan hingga publikasi ilmiah yang baik dan sesuai standar.

Langkah lain yang tidak kalah penting adalah menyiapkan mekanisme pendampingan publikasi secara formal, baik melalui unit LP3M maupun program studi. Artikel-artikel terbaik dari peserta pelatihan dapat dijadikan proyek awal untuk dikirimkan ke jurnal yang sesuai, baik yang dikelola oleh universitas maupun jurnal eksternal yang terbuka untuk mahasiswa. Hal ini tidak hanya menambah portofolio akademik mahasiswa, tetapi juga membangun budaya menulis yang produktif dan terarah di lingkungan kampus. Di samping itu, pihak institusi juga diharapkan mendukung secara struktural dengan menyediakan akses tools premium bagi mahasiswa yang terbukti aktif menulis atau berkontribusi dalam publikasi kampus.

Secara keseluruhan, pelatihan ini telah membuktikan bahwa penguatan literasi akademik mahasiswa tidak dapat dipisahkan dari penguasaan teknologi digital. Penulisan ilmiah berbasis AI menjadi jalan tengah yang produktif antara tuntutan kecepatan dan kualitas karya ilmiah, serta kebutuhan mahasiswa terhadap pendampingan yang relevan. Namun demikian, penting untuk terus menanamkan nilai-nilai kejujuran akademik, berpikir kritis, dan orisinalitas agar pemanfaatan teknologi tidak berujung pada ketergantungan. Melalui kombinasi antara pelatihan, pendampingan, penguatan kebijakan, dan kolaborasi antar lembaga, pelatihan ini diharapkan menjadi tonggak awal terbentuknya ekosistem literasi digital yang kokoh dan berkelanjutan di Universitas Nurul Jadid.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

 

Kegiatan PKM Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis AI untuk mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Nurul Jadid secara umum telah berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan kompetensi literasi akademik mahasiswa. Pelatihan ini dirancang sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak mahasiswa akan keterampilan menulis karya ilmiah yang sesuai standar, sekaligus sebagai jawaban atas tantangan era digital yang menuntut pemanfaatan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, dalam proses akademik. Peserta pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam memahami struktur artikel, menyusun gagasan ilmiah, serta memanfaatkan perangkat AI seperti ChatGPT, Grammarly, Quillbot, dan Mendeley secara bijak dan produktif. Selain itu, pelatihan ini berhasil menumbuhkan minat dan motivasi mahasiswa untuk menulis serta membuka wawasan baru tentang potensi teknologi dalam mendukung produktivitas akademik. Meskipun terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan awal mahasiswa dan keterbatasan akses ke tools premium, secara keseluruhan pelatihan ini berdampak positif terhadap penguatan budaya menulis ilmiah di lingkungan program studi. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan literasi akademik melalui integrasi teknologi merupakan strategi efektif dalam membentuk mahasiswa yang adaptif, kritis, dan siap bersaing di ranah ilmiah nasional maupun internasional.

Berdasarkan hasil pelaksanaan dan evaluasi kegiatan, beberapa rekomendasi penting dapat disampaikan untuk memastikan keberlanjutan dan pelembagaan manfaat dari pelatihan ini. Pertama, pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis AI perlu dijadikan program tahunan atau program unggulan di tingkat program studi agar dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa lintas angkatan. Kedua, perlu dibentuk komunitas menulis mahasiswa berbasis program studi yang difasilitasi secara aktif oleh dosen pendamping atau alumni pelatihan untuk membangun ekosistem literasi akademik yang produktif. Ketiga, materi pelatihan sebaiknya diintegrasikan secara sistemik ke dalam mata kuliah seperti Metodologi Penelitian atau Seminar Proposal agar kompetensi menulis ilmiah berbasis teknologi tidak hanya bersifat tambahan, tetapi menjadi bagian kurikuler. Keempat, institusi perlu memberikan akses kolektif terhadap platform AI premium secara legal agar mahasiswa memiliki sarana penunjang yang setara. Kelima, diperlukan pendampingan publikasi lanjutan yang terstruktur, bekerja sama dengan LPPM dan pengelola jurnal ilmiah kampus, guna mendorong mahasiswa untuk benar-benar mempublikasikan artikel yang telah ditulis. Dengan implementasi rekomendasi tersebut, kegiatan ini akan memberikan dampak jangka panjang dan menjadi bagian integral dari pengembangan mutu akademik mahasiswa di Universitas Nurul Jadid.

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Ayuni, R., & Meirani, M. (2022). Training on The Utilization of Mendeley and Similarity in Increasing The Quality of Students’ Academic Work. Room of Civil Society Development, 1(1), 33–37. https://doi.org/10.59110/rcsd.4

Fitriani, N. (2024). EFL Students' Perceptions of the Causes of Scientific Writing Anxiety. IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature, 10(1), 1-10.​

Kusmanto, H., Sohnui, S., Sari, E. R., & Mujiani, I. (2024). The Utilization of Artificial Intelligence in Scientific Writing Education. Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3(1), 1-10.​

Mujahidin, E., Ginting, N. B., Nurjanah, S., Solehudin, T., Husniyyah, H. N., & Mardiansyahf, R. T. (2024). AI as a Personalized Tutor: The Effectiveness of AI-Based Writing Training Models in Enhancing Santri Writing Skills. Proceedings of the 2nd Ibn Khaldun International Conference on Applied and Social Sciences (IICASS 2024), 94-110.​

Rosalia, D. R., & Masruri, A. (2024). Peningkatan Literasi Informasi Melalui Seminar Pengenalan Artificial Intelligence dan Ragam Research Tools dalam Penulisan Karya Ilmiah di Perpustakaan STIPRAM Yogyakarta. Jurnal Adabiya, 26(1), 55. https://doi.org/10.22373/adabiya.v26i1.21328

Royani, I., & Sihombing, M. R. (2024). CHATGPT IN THE ACADEMIC WRITING CLASSROOM. Esteem Journal of English Education Study Programme, 7(2), 630–638. https://doi.org/10.31851/esteem.v7i2.15615

Siregar, Mhd. F. Z., Syahputra, M. R., & Bancin, A. (2023). Pelatihan Menulis Karya Ilmiah Pada Era Digitalisasi: Analisis Kemampuan Siswa Di Man 1 Tanjung Pura. Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 3(2), 34–42. https://doi.org/10.51178/cok.v3i2.1509

Subrata, I. M., Darmada, I. M., & Puspawati, G. A. M. (2023). PKM. Peningkatan Kemampuan Menulis Artikel Ilmiah Sains Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Pada Guru SD Negeri Apuan Bangli. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi, 3(2), 21–28. https://doi.org/10.59672/widyamahadi.v3i2.2977

Utami, S. P. T., Andayani, Winarni, R., & Sumarwati. (2023). Utilization of Artificial Intelligence Technology in an Academic Writing Class: How Do Indonesian Students Perceive? Contemporary Educational Technology, 15(4), ep450.​

Wahyuningsih, S. (2023). How Artificial Intelligence (AI) Supports Undergraduate Students’ Academic Writing: Evidence from Indonesia. Prominent, 6(1), 1-10.​

Wulyani, A. N., Widiati, U., Muniroh, S., Rachmadhany, C. D., Nurlaila, N., Hanifiyah, L., & Sharif, T. I. S. T. (2023). Patterns of Utilizing AI–Assisted Tools Among EFL Students: Need Surveys for Assessment Model Development. LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching, 26(1), 1-15.

Berita Terkait

PKM Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis AI untuk Mahasiswa MPI Universitas Nurul Jadid

Kamis, 21 Mei 2026

Pengaruh Promosi Digital Terhadap Peningkatan Pendaftaran Mahasiswa Baru Di Universitas Nurul Jadid

Kamis, 21 Mei 2026

PKM Penerapan Yoga Meditasi terhadap Mahasiswa Perawat

Rabu, 20 Mei 2026

PKM Pelatihan Sistem Informasi Berbasis Website untuk Pendataan Barang di Biro Kepesantrenan Nurul Jadid

Kamis, 21 Mei 2026

Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291

Lembaga Pusat Layanan Masyarakat

© 2023 Universitas Nurul Jadid