UNUJA - Lembaga Pusat Layanan Masyarakat
Kamis, 21 Mei 2026
Diakses: 21 kali
L A P O R A N
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

PKM Rancang Bangun Sistem Kontrol Pintu Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Kartu ATM (Tag Card)
Disusun oleh:
|
Ketua Tim |
: |
M. Fadhilur Rahman |
NIDN. 0721048904 |
|
Anggota |
: |
Moh. Fajrun Najah al Aziz |
NIM. 2321400159 |
|
Anggota |
: |
Ahmad Sollu Ferdiansyah |
NIM. 2321400163 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Lembaga Penerbitan, Pengabdian, dan
Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M)
Universitas Nurul Jadid
Paiton Probolinggo
Tahun 2025
PKM Rancang Bangun Sistem Kontrol Pintu Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Kartu ATM (Tag Card)
Abstrak. perkembangan teknologi yang semakin pesat utamanya dalam sistem keamanan otomatis menggunakan mikrokontroller. merespon hal tersebut peneliti melakukan rancang bangun sistem keamanan gerbang parkir di lingkungan Universitas Nurul Jadid dengan tujuan meringkas waktu keluar masuk area kampus dan meningkatkan keamana area parkir kendaraan.metode penelitian yang digunakan adalah research and development atau R&D untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut dengan tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi guna mendapatkan produk dengan efektivitas tinggi setelah melalui tahapan pengujian. pengujian dan pengumpulan data dilakukan dalam penelitian ini untuk evaluasi dalam penyempurnaan dan pengembangan produk.hasil yang didapatkan dalam penelitian tersebut adalah rancang bangun sistem gerbang parkir otomatis menggunakan tag card berbasis web di lingkungan Universitas Nurul Jadid dimana sistem tersebut dapat digunakan setiap lapisan civitas akademik yang sebelumnya telah terdaftar pada sistem. Memudahkan dalam akses keluar masuk wilayah kampus adalah salah satu tujuan penelitian ini dilakukanHasil dari penelitian ini adalah gerbang parkir otomatis yang dapat digunakan sebagai sistem keamanan akses keluar masuk kendaraan di Universitas Nurul Jadid. Penliti berharap sistem ini dapat dikembangkan kedepannya dengan penggunaan citra digital untuk mengenali plat nomor kendaraan sehingga dapat meningkatkan keamanan pada area parkir Universitas.
Kata Kunci : Microcontroller, Gerbang Parkir, RFID, ESP8266
Abstract. rapid development of technology, especially in automatic security systems using microcontrollers. In response to this, researchers designed a parking gate security system in the Nurul Jadid University environment with the aim of shortening the time to enter and exit the campus area and increasing the security of the vehicle parking area. The research method used is research and development or R&D to produce certain products and test the effectiveness of these products with the stages of analysis, design, development, implementation and evaluation in order to obtain products with high effectiveness after going through the testing stages. Testing and data collection were carried out in this study for evaluation in product refinement and development. The results obtained in the study were the design of an automatic parking gate system using a web-based tag card in the Nurul Jadid University environment where the system can be used by every level of the academic community that has previously been registered in the system. Facilitating access in and out of the campus area is one of the objectives of this research. The results of this study are automatic parking gates that can be used as a security system for vehicle access in and out at Nurul Jadid University. The researchers hope that this system can be developed in the future with the use of digital images to recognize vehicle license plates so that it can increase security in the University parking area.
Keywords: Microcontroller, Parking Gate, RFID, ESP8266
BAB I
LATAR BELAKANG
Pada perkembangan teknologi pada era industri 4.0 ini sangat banyak perubahan yang dirasakan, dimulai dengan lebih mudahnya kita berkomunikasi, pekerjaan yang dilakukan lebih ringan karena adanya bantuan teknologi mesin, dan banyak lagi manfaat perkembangan teknologi ini. Pada era industri 4.0 ini sistem serba otomatis banyak digunakan dengan bantuan mesin kendali jarak jauh maupun kendali otomatis, yang mana secara tidak langsung kita dituntut untuk terus mengikuti dalam hal perkembangan teknologi. Pengoperasian gerbang parkir otomatis merupakan salah satu kemajuan dalam sistem keamanan, sistem tersebut sangat diperlukan untuk kenyamanan dan keamanan serta efisiensi waktu dan tenaga. Sistem kendali jarak jauh saat ini telah berkembang sangat pesat diberbagai bidang yang berbasis kepada mikrokontroler (pengontrol mikro). Secara umum, selama ini proses membuka dan menutup gerbang parkir masih dilakukan secara manual sehingga hal tersebut membuat kurang efektifitas dan efisiensi waktu.
Saat ini di lingkungan Universitas Nurul Jadid sistem gerbang parkir masih menggunakan sistem manual di mana ketika ada pengguna ingin masuk atau keluar harus menunggu petugas untuk membuka gerbang parkir. Pemanfaatan teknologi sangat dibutuhkan, begitu juga dengan sistem keamanan, utamanya pada gerbang parkir yang saat ini di permudah dengan adanya palang pintu otomatis menggunakan teknologi Radio Frequency Identifcation (RFID) sehingga memudahkan petugas untuk menjalankan tugasnya.
Palang pintu otomatis yang dirancang, dikendalikan oleh NodeMCU ESP 8266. Sensor proximity memberikan respon data ke mikrokontroler yang digunakan mikrokontroller untuk menutup palang pintu secara otomatis setelah kendaraan melewati sensor tersebut. Sensor Radio Frequency Identification (RFID) adalah sensor pembaca data yang mengirimkan data input setelah pembacaan dari Tag Card. Dan hasil pembacaan dari Tag Card tersebut dicocokkan dengan database yang ada pada website, jika data pemilik Tag Card tersebut sesuai dengan database yang dimiliki maka palang pintu akan terbuka secara otomatis.
Mengacu pada uraian diatas menjadi pendorong bagi peneliti untuk mengembangkan perancangan sistem gerbang parkir dengan kendali sistem otomatis yang dapat mengatasi masalah tersebut, sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul “PKM Rancang Bangun Sistem Kontrol Pintu Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Kartu ATM (Tag Card)”dengan perancangan sistem ini yang menggunakan beberapa alat seperti NodeMCU ESP8266, sensor Proximity dan RFID di dalam prosesnya diharapkan dapat membantu dalam efektifitas dan efisiensi waktu dalam penggunaan palang pintu otomatis.
Berdasarkan Latar Belakang Masalah diatas, maka.memperoleh rumusan masalah yaitu, “PKM Rancang Bangun Sistem Kontrol Pintu Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Kartu ATM (Tag Card)”
Tujuan dibuatnya ini menghasilkan palang pintu parkir otomatis dengan NodeMCU ESP8266 dan sensor Radio Frequency Identification (RFID) yang di harapkan dapat meringkas waktu yang digunakan dalam proses keluar masuk area Universitas Nurul Jadid.
Manfaat dari palang pintu otomatis ini adalah untuk menekan terjadinya human error saat pengecekan kendaraan serta efisiensi dan efektivitas waktu dalam proses keluar masuk area kampus juga sebagai salah satu sistem keamanan dengan kendali jarak jauh maupun kendali otomatis yang dapat memudahkan pengguna dalam akses keluar masuk Universitas Nurul Jadid.
BAB II
METODE PELAKSANAAN
Teknik pengumpulan data kualitatif merupakan pengumpulan data yang datanya bersifat deskriptif maksudnya data berupa gejala – gejala yang di kategorikan ataupun dalam bentuk lainnya seperti foto, dokumen, artefak, dan catatan dilapangan saat dilaksanakan. Dalam metode kualitatif, lazimnya data dikumpulkan dengan beberapa teknik pengumpulan data kualitatif, yaitu :
Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengamati dan mengambil suatu data pada suatu tempat. Objek terkait adalah Universitas Nurul Jadid.
Metode pengumpulan data dengan membaca dan mempelajari suatu Jurnal atau Buku yang saling berkaitan dengan yang dilakukan.
Pengujian adalah tahap paling penting dalam pembangunan suatu sistem. Pada tahap ini peneliti dapat mengetahui apakah seluruh fungsi telah berjalan dengan baik ataukah masih terdapat kesalahan yang terjadi. Dari itu peneliti melakukan pengujian internal ini guna melakukan pengecekan terhadap seluruh fungsi rancang bangun pintu otomatis.
Tabel 2.1 Pengujian Internal
|
NO |
Unit Uji |
Target yang ingin dicapai |
Target yang diharapkan |
Keterangan |
|
1. |
RFID |
Tag Card atau E-ktp dapat terbaca |
Memberikan respon berupa data ke NodeMCU guna disesuaikan dengan data di database |
|
|
2. |
NodeMCU ESP8266 |
Menerma dan mengirim data dari setiap Unit Uji |
Dapat memberikan respond dan perintah pada setiap Unit Uji |
|
|
3. |
Sensor Proximity |
Dapat mengirim data |
Mengirimkan data respon ke NodeMCU ESP8266 |
|
|
4. |
Relay dan motor |
Bisa mengakses gerbang |
Merespon data dari NodeMCU ESP8266 dan menggerakkan palang pintu |
Pengujian Eksternal ini diujikan kepada pihak-pihak pengguna pintu otomatis. Dalam melakukan pengujian eksternal terhadap mahasiswa, dosen serta tamu. Guna mengetahui tingkat kelayakan pintu otomatis yang peneliti rancang.
Tabel 2.2 Pengujian Eksternal
|
No. |
Pertanyaan |
Kesimpulan |
|||
|
SS |
S |
TS |
STS |
||
|
1 |
Apakah menurut anda Gerbang Parkir Otomatis ini sudah layak digunakan di Universitas Nurul Jadid? |
|
|
|
|
|
2 |
Apakah dengan adanya alat ini dapat mempermudah dalam akses keluar masuk kawasan Universitas Nurul Jadid? |
|
|
|
|
|
3 |
Apakah alat ini dapat di akses dengan mudah? |
|
|
|
|
|
4 |
Apakah Gerbang Pintu Otomatis untuk saat ini sudah layak digunakan? |
|
|
|
|
Dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang berjudul “PKM Rancang Bangun Sistem Kontrol Pintu Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Kartu ATM (Tag Card)”, partisipasi mitra memegang peranan penting dalam mendukung keberhasilan implementasi dan keberlanjutan program. Mitra, yang dalam hal ini dapat berupa institusi pendidikan, UMKM, atau organisasi masyarakat, terlibat secara aktif mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi. Pada tahap awal, mitra memberikan informasi mengenai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi terkait sistem keamanan pintu, sehingga menjadi dasar bagi tim pengabdi dalam merancang sistem kontrol pintu otomatis berbasis IoT yang relevan dan aplikatif.
Selama proses perakitan dan instalasi sistem, mitra turut mendukung penyediaan lokasi uji coba, membantu dalam pengumpulan data, serta menyediakan akses untuk pengujian dan validasi sistem. Selain itu, mitra juga berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan dan sosialisasi penggunaan alat, termasuk memberikan umpan balik terhadap kemudahan penggunaan dan efektivitas sistem dalam lingkungan nyata. Partisipasi aktif ini menciptakan hubungan timbal balik yang positif antara tim pengabdi dan mitra, di mana mitra tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut andil dalam pengembangan dan penyempurnaan teknologi yang diterapkan. Keterlibatan mitra ini memastikan bahwa sistem yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan dan berpotensi untuk direplikasi atau dikembangkan lebih lanjut di masa mendatang.
Dalam program pengabdian masyarakat berjudul “PKM Rancang Bangun Sistem Kontrol Pintu Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Kartu ATM (Tag Card)”, masing-masing anggota tim memiliki peran dan tugas yang disesuaikan dengan latar belakang keilmuan dan kompetensinya untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan efisien. Dosen pembimbing bertindak sebagai koordinator utama, bertanggung jawab dalam perencanaan strategis, supervisi teknis, dan evaluasi keseluruhan kegiatan. Dosen juga memastikan bahwa setiap tahapan program sesuai dengan standar akademik dan etika pelaksanaan pengabdian masyarakat, serta menjadi penghubung antara tim pelaksana dan pihak mitra.
Sementara itu, mahasiswa yang tergabung dalam tim memiliki tugas spesifik berdasarkan bidang keahliannya. Mahasiswa dari program studi teknik elektro atau teknik informatika, misalnya, bertugas dalam perancangan dan implementasi sistem perangkat keras (hardware) seperti mikrokontroler, sensor RFID, dan modul jaringan IoT. Mereka juga menangani pemrograman sistem, baik di sisi perangkat (embedded system) maupun integrasi dengan platform IoT untuk pemantauan dan kontrol jarak jauh. Mahasiswa lain yang memiliki kompetensi dalam bidang desain atau komunikasi teknis bertanggung jawab dalam pembuatan dokumentasi teknis, media sosialisasi, serta pelatihan penggunaan sistem kepada mitra.
Secara umum, mahasiswa juga diberdayakan untuk aktif terlibat dalam komunikasi dengan mitra, pengumpulan data kebutuhan lapangan, serta pelaporan kegiatan. Penugasan ini tidak hanya memperkuat kapabilitas teknis mereka, tetapi juga menumbuhkan keterampilan soft skills seperti kerja tim, kepemimpinan, dan pemecahan masalah. Dengan pembagian peran yang jelas dan berbasis kompetensi, seluruh anggota tim dapat berkontribusi secara optimal untuk keberhasilan program pengabdian ini.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
Solusi terbaik untuk sistem kontrol pintu otomatis di Universitas Nurul Jadid adalah mengintegrasikan teknologi RFID dengan platform IoT untuk menciptakan sistem akses yang aman, efisien, dan dapat dipantau secara real-time. Sistem ini menggantikan metode konvensional (manual atau kunci fisik) yang rentan terhadap kehilangan kunci, pemalsuan identitas, atau keterbatasan kontrol akses.
Dengan penggunaan RFID, setiap pengguna (mahasiswa, dosen, dan staf) akan memiliki kartu identitas berisi chip RFID unik yang dapat dikenali oleh pembaca RFID (RFID reader) di pintu masuk. Data dari pembaca ini kemudian dikirim ke server atau platform IoT (seperti Blynk, Firebase, atau Node-RED) yang akan memverifikasi identitas dan memberikan perintah untuk membuka atau menutup pintu secara otomatis.
Melalui sistem ini, pengelola kampus dapat:
Pelaksanaan program "Sistem Kontrol Pintu Otomatis Menggunakan RFID Berbasis Internet of Things (IoT)" di Universitas Nurul Jadid berjalan dengan lancar dan mencapai sebagian besar target yang telah direncanakan. Sistem berhasil dipasang dan diuji coba pada salah satu ruang laboratorium sebagai lokasi percontohan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan stabil, membaca tag RFID secara akurat, serta mengirimkan data aktivitas pengguna ke platform IoT dalam waktu nyata (real-time). Pengguna seperti dosen dan laboran merasa terbantu karena akses ruangan menjadi lebih efisien dan aman tanpa perlu membawa kunci manual.
Beberapa tantangan teknis yang muncul, seperti gangguan koneksi jaringan internet dan kebutuhan pelatihan awal bagi operator, dapat diatasi melalui penyesuaian pengaturan perangkat dan pendampingan singkat. Tim pelaksana juga memberikan dokumentasi teknis serta pelatihan kepada pihak pengelola fasilitas kampus untuk memastikan keberlanjutan penggunaan sistem ini.
Untuk keberlanjutan program, sistem ini dirancang agar dapat dikembangkan dan direplikasi dengan mudah di ruang-ruang lain dalam lingkungan kampus. Pihak universitas, melalui unit teknologi informasi atau laboratorium teknik, diharapkan dapat melanjutkan pemeliharaan sistem serta melakukan integrasi dengan sistem informasi kampus di masa mendatang. Dengan adanya dokumentasi teknis dan pelatihan, program ini memiliki prospek yang baik untuk dilanjutkan, diperluas, dan bahkan dikembangkan menjadi sistem keamanan terpusat berbasis IoT di Universitas Nurul Jadid. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam proyek ini juga memberi dampak positif dalam peningkatan literasi teknologi praktis, yang sejalan dengan tujuan pembelajaran dan pengabdian masyarakat.
Observasi sistem buka tutup gerbang otomatis dilakukan dengan cara pengamatan pada sistem yang saat ini diterapkan di Universitas Nurul Jadid, saat ini pintu masuk kawasan Nurul jadid saat ini masih menggunakan proses manual yakni dimana ketika kendaraan akan keluar dari wilayah Universitas Nurul Jadid masih diberlakukan pengecekan manual pada surat-surat kendaraan, sehingga terkadan terjadi penumpukan antrean pada pintu keluar Universitas. Serta tanpa adanya pengamatan keluar masuknya kendaraan dapat berpotensi hilangnya kendaraan di wilayah administrasi Univeritas Nurul Jadid.
Hasil dari pengumpulan data studi literatur yaitu pengumpulan data-data dan informasi tentang landasan teori bagi solusi yang bersumber pada refrensi dengan topik yang sedang diteliti. Data yang diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
Berdasarkan hasil observasi serta pengumpulan data baik secara langsung maupun pengumpulan data terkait, maka penulis berusaha sebaik mungkin memberikan gambaran rangka sistem yang kiranya nanti dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurai penumpukan antrean serta mempermudah dalam sistem penjagaan keamanan kendaraan di kawasan Universitas Nurul Jadid. Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat berjalan secara maksimal, baik untuk kepentingan Mahasiswa, Dosen, maupun Tamu yang akan memasuki kawasan kampus Universitas Nurul Jadid.
Adapun prosedur sistem Palang pintu otomatis yang diusulkan diantaranya :
Use Case diagram terlihat cara kerja gerbang parkir, pengguna membawa KTM atau E-KTP yang diserahkan kepada admin untuk didaftarkan, kemudian pengguna dapat mengakses sistem gerbang parkir dan membuka palang agar supaya masuk kedalam kawasan kampus.

Gambar 3.1 Use Case Diagram
Diagram aktivity menggambarkan alur kerja sistem yang dijalankan. Diagram aktivity juga digunakan untuk mendefinisikan serta mengelompokkan tampilan pada suatu sistem. Diagram aktivity memiliki beberapa komponen dan dengan pola tertentu yang saling dihubungkan dengan panah. Panah mengarahkan urutan kegiatan yang terjadi.

Gambar 3.2 Activity Diagram

Gambar 3.3 Rangkaian Sistem
Gambar diatas merupakan rankaian yang digunakan pada sistem gerbang parkir, dimana NodeMCU Esp8266 memiliki beberapa pin yang terhubung dengan RFID, Relay, Sensor serta Motor yang menjadi penggerak pada palang pintu. Konfigurasi pin yang terhubung dengan NodeMCU Esp8266 sebagai berikut :
RFID memiliki 7 pin yang terhubung langsung dengan microcontroller NodeMCU Esp8266 yaitu sebagai berikut:
Tabel 3.1 Pin RFID
|
Modul |
Pin RFID |
Pin NodeMCU Esp8266 |
|
RFID MFRC522 |
RST |
D3 |
|
SDA |
D4 |
|
|
SCK |
D5 |
|
|
MISO |
D6 |
|
|
MOSI |
D7 |
|
|
GND |
GND |
|
|
3,3V |
3V |
Ada 4 pin relay yang terhubung dengan NodeMCU Esp8266 yaitu sebagai berikut :
Tabel 3.2 Pin Relay
|
Modul |
Pin Relay |
Pin NodeMCU Esp8266 |
|
Relay 2 Chanel |
GND |
GND |
|
IN1 |
D1 |
|
|
IN2 |
D2 |
|
|
VCC |
VV / VU |
Sensor memliki 3 pin yang terhubung NodeMCU Esp8266 :
Tabel 3.3 Pin Sensor Proximity
|
Modul |
Pin Sensor |
Pin NodeMCU Esp8266 |
|
Sensor Proximity |
Biru |
GND |
|
Hitam |
D0 |
|
|
Coklat |
VV / VU |
Pin relay terhubung dengan motor supaya motor bisa digerakan oleh relay, antara lain :
Tabel 3.4 Pin Motor
|
Modul |
Pin Relay |
Pin Motor |
|
Motor |
NO |
Arus + |
|
NO |
Arus + |
Relay harus terhubung dengan power supply yang dimana power supply mengalirkan daya ke relay
Tabel 3.5 Pin Power Supply
|
Modul |
Pin Relay |
Pin Power Supply |
|
Power Supply |
COM 1 |
Arus + |
|
COM 2 |
Arus + |
Power supply juga menghubungkan arus dengan motor supaya motor dapat bergerak
Tabel 3.6 Pin Power Supply dengan Motor
|
Modul |
Pin Power |
Pin Motor |
|
Power Supply |
GND |
Arus - |
Pengkodean menggunakan aplikasi Arduino IDE dengan memanggil beberapa library yang dibutuhkan, antara lain : library untuk mengghubungkan dengan web server ESP8266WiFi.h, ESP8266HTTPCLient.h, dan ESP8266WiFiMulti.h sedangkan untuk library akses RFID kita menggunakan SPI.h dan library MFRC522.h digunakan sebagai membaca tag RFID(Wahyudi et al., 2020). Berikut adalah gambar hasil dari pengkodean.

Gambar 3.4 Pengkodean Sistem
Pengujian adalah tahap paling penting dalam membangun suatu sistem. Pada tahap ini peneliti dapat mengetahui apakah seluruh fungsi telah berjalan dengan baik ataukah masih terdapat kesalahan yang terjadi. Dari itulah peneliti melakukan pengujian internal guna melakukan pengecekan terhadap seluruh fungsi aplikasi. Berikut adalah formulir pengujian internal yang akan diuji pada aplikasi.
Tabel 3.7 Tabel Pengujian Internal
|
NO |
Unit Uji |
Target yang ingin dicapai |
Target yang diharapkan |
Keterangan |
|
1. |
RFID |
Tag Card atau E-ktp dapat terbaca |
Memberikan respon berupa data ke NodeMCU guna disesuaikan dengan data di database |
√ |
|
2. |
NodeMCU ESP8266 |
Menerma dan mengirim data dari setiap Unit Uji |
Dapat memberikan respond dan perintah pada setiap Unit Uji |
√ |
|
3. |
Sensor Proximity |
Dapat mengirim data |
Mengirimkan data respon ke NodeMCU ESP8266 |
√ |
|
4. |
Relay dan motor |
Bisa mengakses gerbang |
Merespon data dari NodeMCU ESP8266 dan menggerakkan palang pintu |
√ |
Pengujian Eksternal ini diujikan kepada pihak-pihak pengguna aplikasi. Dalam melakukan pengujian eksternal terhadap pihak sekolah dan wali murid. Guna mengetahui tingkat kelayakan pakai aplikasi yang peneliti rancang. Berikut formulir pengujian eksternal.
Tabel 3.8 Tabel Pengujian Eksternal
|
No. |
Pertanyaan |
Kesimpulan |
|||
|
SS |
S |
TS |
STS |
||
|
1 |
Apakah menurut anda Gerbang Parkir Otomatis ini sudah layak digunakan di Universitas Nurul Jadid? |
1 |
3 |
|
|
|
2 |
Apakah dengan adanya alat ini dapat mempermudah dalam akses keluar masuk kawasan Universitas Nurul Jadid? |
2 |
2 |
|
|
|
3 |
Apakah alat ini dapat di akses dengan mudah? |
1 |
3 |
|
|
|
4 |
Apakah Gerbang Pintu Otomatis untuk saat ini sudah layak digunakan? |
1 |
3 |
|
|
Tabel 3.9 Tabel Nilai Variabel
|
Variabel |
Keterangan |
Nilai |
|
STS |
Sangat Tidak Setuju |
1 |
|
TS |
Tidak Setuju |
2 |
|
S |
Setuju |
3 |
|
SS |
Sangat Setuju |
4 |
Rusmus interval
I = 100 / Skor Tertinggi (Likert)
I= 100 / 4 = 25 jadi jarak antar intervalnya adalah 25%
Tabel 3.10 Tabel Presentase Nilai
|
Skor |
Persentase Nilai |
|
0-25% |
Berita Terkait
Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291 Lembaga Pusat Layanan Masyarakat
© 2023 Universitas Nurul Jadid
|